Politik

Golkar Ingkar Janji, NasDem Pilih Rakyat Badung

Suyantha: Ingin Perubahan, Pilih Kotak Kosong!

BADUNG (BaliPolitika.Com)- Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasional Demokrat (DPD NasDem) Badung memastikan “tidak jual diri” dalam Pilkada Badung 2020. Pasca “dikhianati” oleh Partai Golkar Badung selaku nakhoda Koalisi Rakyat Badung Bangkit (KRBB), NasDem tetap kukuh berada di barisan I Gusti Ngurah Agung Diatmika- I Wayan Muntra (Diatmika-Muntra). Aspirasi masyarakat Badung yang menginginkan adanya perubahan, menguatkan pilihan NasDem untuk bertahan.

“Bila semua parpol hanya mengincar kekuasaan lalu aspirasi masyarakat siapa yang akan mendengar? Saya tunduk pada pernyataan tegas Ketua DPW NasDem Bali, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat saat menyerahkan SK Rekomendasi kepada Calon Bupati dan Wakil Bupati Badung I Gusti Ngurah Agung Diatmika- Wayan Muntra, Senin (24/8/2020) lalu. Warna beragam dalam pemerintahan yang penting dan menguntungkan masyarakat karena adanya check and balance atau pengawasan kepada pemerintah. Kalau satu warna, masyarakat yang rugi. NasDem memilih masyarakat,” ucap Ketua DPD NasDem Badung, I Putu Gede Suyantha, Senin (7/9/2020).

Meski membulatkan tekad tak berlabuh ke pasangan calon I Nyoman Giri Prasta- I Ketut Suiasa yang diusung PDI Perjuangan dan didukung Partai Golkar, Demokrat, dan Hanura, Suyantha menegaskan NasDem Badung siap menyukseskan Pilkada Serentak 2020. Terangnya, rekomendasi yang diberikan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh kepada Diatmika-Muntra belum gugur dan akan secara simbolis diserahkan kepada masyarakat Badung. “Golkar ingkar janji, kami pilih rakyat Badung. Rekomendasi Ketua Umum Surya Paloh kepada Diatmika-Muntra kami serahkan kepada masyarakat. Jika ingin perubahan, penentunya adalah masyarakat,” tegasnya.

Bebernya, pasangan calon tunggal bisa dinyatakan kalah atau kotak kosong yang menang dalam Pilkada Badung 2020. Hal itu merujuk pada UU No. 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-undang. Jika calon tunggal kalah, maka akan dilakukan pemilihan lagi pada periode berikutnya. Posisi Bupati Badung diisi oleh birokrat profesional yang ditunjuk oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Masyarakat Badung bahkan bisa untung memilih kotak kosong. Sebab jika kotak kosong, birokrat lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang akan memimpin. Sang Bupati Kotak Kosong juga akan berlaku adil kepada seluruh masyarakat Badung karena bukan kader partai politik tertentu,” tandas politisi asal Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi itu.

Suyantha mengatakan masa depan Badung bergantung keputusan masyarakat Badung pada 9 Desember 2020 mendatang. Bebernya, pada Pasal 54D ayat 1 hingga 4 dijelaskan KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota menetapkan pasangan calon terpilih pada Pemilihan 1 (satu) pasangan calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54C. Jika mendapatkan suara lebih dari 50% (lima puluh persen) dari suara sah.

“Artinya jika perolehan suara pasangan calon kurang dari sebagaimana dimaksud pada ayat (1), yakni 50%, pemilihan akan diulang kembali pada tahun berikutnya atau dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang dimuat dalam peraturan perundang-undangan,” tegasnya sembari menekankan pemilih atau kelompok orang yang mengampanyekan coblos kotak kosong tidak sama dengan orang atau kelompok yang mengajak golongan putih (golput) alias tidak memilih.

“Kampanye coblos kotak kosong itu merupakan sikap pollitik karena calonnya tunggal. Pilihan kotak kosong sesuai dengan konstitusi dan dilindungi undang-undang. Karena sesuai amanat undang-udang jadi NasDem Badung berharap Bawaslu Badung membuat peraturan tentang kampanye bagi kotak kosong. Peraturan itu tentang fasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk orang-orang atau kelompok yang mengampanyekan kotak kosong,” tegasnya. (bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker