Politik

Siap Tandingi Koalisi Gerindra-PKB, KIB Garansi Lanjutkan Program Jokowi

MAKIN PANAS: Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku, kesepakatan visi misi KIB merupakan chapter atau bagian kedua dari perjalanan koalisi yang diinisiasi Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

 

SURABAYA, Balipolitika.com- Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sah berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyambut Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Memiliki kesamaan pandangan politik, kebersamaan itu ditandai dengan penandatanganan piagam kerja sama dua pucuk pimpinan partai, yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar pada Rapimnas Partai Gerindra di SICC, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 13 Agustus 2024.

Paket Prabowo-Muahimin Iskandar pun didengung-dengungkan, namun kedua parpol menegaskan belum membahas pasangan capres dan cawapres serta menegaskan membuka pintu selebar-selebarnya untuk parpol lain.

Di sisi lain, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri atas Golkar, PPP, dan PAN menyepakati visi dan misi dalam pembicaraan di Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 14 Agustus 2022.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku, kesepakatan visi misi KIB merupakan chapter atau bagian kedua dari perjalanan koalisi yang diinisiasi Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

KIB menawarkan diri pada keberlanjutan capaian prestasi dan keberhasilan kebijakan Presiden Joko Widodo.

Airlangga mengaku, parpol anggota KIB memiliki pengalaman dalam pemerintahan.

Bahkan, ketiga ketua umum parpol KIB merupakan menteri Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi.

“KIB menawarkan keberlanjutan (continuity) dan transformasi yang berpijak pada tantangan kontekstual yang dihadapi bangsa kita saat ini di tengah ketidakpastian geopolitik dan situasi ekonomi global yang tidak menentu,” tutur Airlangga dalam pidatonya di Surabaya, Minggu, 14 Agustus 2022

Ketum Golkar menegaskan, KIB juga bertekad untuk mengedepankan ide dan gagasan dalam perpolitikan nasional menuju Pemilu 2024.

Airlangga mengatakan, KIB juga bertekad memenuhi ruang politik nasional dengan perdebatan ide dan pemikiran untuk kemajuan bangsa.

KIB menegaskan, akan memerangi politik identitas yang berpotensi memecah belah bangsa Indonesia.

“Terlalu besar taruhannya jika dalam kontestasi pemilu nanti kita kembali terjebak dalam polarisasi politik yang dapat mengoyak tenun kebangsaan kita,” tegas Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini mengatakan, KIB membuka ruang bagi partai politik lain yang satu ide dengan KIB untuk bergabung dalam koalisi.

Koalisi yang digawangi Golkar, PAN, dan PPP, ini terbuka dengan persamaan gagasan dan pemikiran untuk kemajuan Indonesia.

KIB juga masih membuka ruang aspirasi dan masukan dari seluruh kalangan terkait visi dan misi koalisi.

Terutama dari kalangan akademisi, cendekiawan, dan masyarakat luas.

Airlangga menegaskan, apa yang dilakukan KIB merupakan ikhtiar membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat dan membawa kemajuan bagi Indonesia. (bp)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker