Politik

Tamba: Stop Jadi Penonton, Stop Kecolongan!

KOMPAK: Bupati Jembrana, I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna alias Ipat. 

 

JEMBRANA, Balipolitika.com- Kebutuhan domestik Jembrana sebisa mungkin akan didatangkan dari Jembrana. Niat tulus ini disampaikan Bupati Jembrana, I Nengah Tamba ditemui di Mie Bar Bar, Mexchicken Mafia Ayam, Jalan Dewi Sri, Legian, Kuta, Badung, beberapa waktu lalu. Optimis menyambut Tahun Baru 2022, Tamba menyebut potensi lokal Jembrana sejatinya tidak kalah, namun magnet alias daya tarik kabupaten Badung dan Denpasar sangat tinggi sehingga anak-anak muda potensial Jembrana lebih memilih berkiprah di sana. Seiring pandemi Covid-19, akhirnya potensi-potensi muda ini pulang kampung dan diyakini siap berkreasi membangun Jembrana.  

“Pembangunan Jembrana ke depan akan dipasok kebutuhan utamanya dari Jembrana. Ini berkelanjutan. Kemudian orang Jembrana bersatu! Jangan lagi sebagai penonton, tetapi menduduki posisi-posisi yang strategis dalam rencana pembangunan Jembrana ke depan dalam segala bidang,” tegas sosok penggemar olahraga lintas alam itu. 

Menyongsong kondisi normal alias pasca Covid-19, Tamba menyebut dari estimasi 10 juta turis mancanegara dan domestik yang akan datang ke Bali, 12 juta yang akan berkunjung ke Jembrana. 

“Yang lagi 2 juta dari mana? Dari Jawa melalui jalan darat. Turis domestik. Ini yang kita siapkan dari sekarang. Kita tidak mau kecolongan lagi dan semangat ini sudah saya kobarkan mulai hari ini kepada anak-anak saya, petani saya, seluruh nelayan saya, dan seluruh peternak. Kami sekarang juga sudah menanam segala macam jenis pohon, baik manggis, durian, alpokat, dan lain-lain. Ini yang akan menyuplai kebutuhan kami di Jembrana di masa mendatang,” tegasnya. (bp)    

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker