Seni & Budaya

Taat Prokes, Piodalan Pura Penataran Pucak Mangu Digelar 31 Oktober 2020

BADUNG, BaliPolitika.ComKarya Piodalan Medudus Alit medasar caru panca kelud ring Pura Penataran Agung Pucak Mangu Tinggan akan dilaksanakan Saniscara Kliwon Klurut, Sabtu, 31 Oktober 2020. Berkenaan dengan karya piodalan pada Purnama Kelima tersebut, Pangempon Pura Penataran Agung Pucak Mangu Tinggan melaksanaan paruman pada Minggu (11/10). Dihadiri oleh Penglingsir Puri Ageng Mengwi, Semeton Asta Puri Ageng Mengwi, Kadis Kebudayaan Kabupaten Badung, Camat Petang, Bendesa Gede serta para bendesa adat pengempon Pura Penataran Agung Pucak Mangu Tinggan.

Parum membahas beberapa agenda terkait dudonan karya serta sarana upakara dalam karya piodalan. Anak Agung Gde Agung selaku Penglingsir Puri Ageng Mengwi menegaskan bahwa karya piodalan akan tetap dilaksanakan. Namun hanya selama satu hari, yakni pada 31 Oktober 2020 pukul 13.00 Wita. Nyineb digelar keesokan harinya, Minggu 1 November 2020 pukul 13.00 Wita.

“Kami menginformasikan kepada seluruh umat Hindu bahwa karya piodalan di Pura Pucak Mangu Tinggan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat,” ucap penglingsir kelahiran Badung, 25 Mei 1949. Putra tokoh kharimastik, Tjokorda Mengwi itu mengatakan pihaknya meminta kepada panitia karya untuk melakukan pengawasan ketat terkait pemakaian masker. Termasuk mengharuskan seluruh pihak yang terlibat untuk mencuci tangan, memakai hand sanitizer, dan jaga jarak saat persembahyangan berlangsung.

Lebih lanjut, Bupati Badung dua periode itu juga menyampaikan bahwa karya piodalan kali ini dilaksanakan secara madyaning nista. Bentuknya berupa upakara mapedudusan alit dengan Caru Panca Kelud yang menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19.

Karya piodalan di Purnama Kelima nanti hanya dilaksanakan oleh pengempon. Tapakan Ida Bhatara yang ada di wilayah Petang yang seyogianya lunga pada piodalan nanti hanya akan lunga dalam bentuk Daksina Linggih dan hanya diikuti oleh maksimal 25 orang pangiring,” jelasnya.

Ditambahkan Anak Agung Gde Agung, pihaknya tidak bisa melarang pamedek (masyarakat) dari seluruh Bali untuk tangkil menghaturkan bhakti di Pura Penataran Agung Pucak Mangu. Meski demikian, demi kesehatan bersama, masyarakat diimbau melaksanakan persembahyangan melalui merajan masing-masing.

Menurut Bendesa Gede I Nyoman Lombok dan Penyarikan Pura I Nyoman Arya, Dudonan Karya Piodalan Medudus Alit medasar caru panca kelud ring Pura Penataran Agung Pucak Mangu Tinggan akan dilaksanakan Saniscara Kliwon Klurut, Sabtu, 31 Oktober 2020 adalah sebagai berikut. Redite Kliwon Pujut, 11 Oktober 2020: Pukul 10.00 Matur piuning. Wraspati Wage Pujut, 15 Oktober 2020: Pukul 07.00 Nunas tirta pamuket ring Danu Beratan, Sidakarya, Tirta Mumbul. Sukra Kliwon Pujut, 16 Oktober 2020: Pukul 08.00 Nunas pengalang sasih, ngadegang tapini, ngawit nyamuh, negtegang, ngingsah.

Wraspati Pon Krulut, 29 Oktober 2020: Pukul 07.00 Nuwur tirta ring Pucak Bon, Pucak Tedung, Terate Bang, Pucak Sangkur, Beratan, Penakaran Bukian, Tirta Pasih Batubolong, Kebutan; Pukul 11.00 Mapekelem ring Beratan; Pukul 14.00 Mendak ring Tegal Suci; Pukul 15.00 Katuran Pelelastian. Sukra Wage Krulut, 30 Oktober 2020: Pukul 08.00 Mapepada Karya; Pukul 17.00 Memben Karya. Saniscara Kliwon Krulut, 31 Oktober 2020: Pukul 05.00 Munggah ke Pucak; Pukul 08.00 Upacara ring pesiraman; Pukul 09.00 Upacara ring Pucak Mangu; Pukul 11.30 pemendak; Pukul 13.00 upacara piodalan. Redite Umanis Merakih, 1 November 2020: Pukul 13.00 Mesineb. (bp)  

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker