Hukum & Kriminal

“Sulinggih Cabul” Dijebloskan ke Penjara

DENPASAR, BaliPolitika.Com- Oknum “sulinggih cabul” bergelar Ida Begawan Rsi Agung Dwi Raka Sidi Mantra alias IWM dan dijebloskan ke sel tahanan. Usai pemeriksaan tersangka dan barang bukti (BB), pria kelahiran Gianyar, 8 April 1983 dan tercatat sebagai warga Banjar Tegal, Kecamatan Tegalalang, Gianyar itu ditahan oleh penuntut umum selama 20 hari ke depan terhitung sejak Rabu (24/3/2021). IWM yang memiliki nabe bernama Ida Pedanda Nabe Gede Gunung berstatus tersangka dan berkas perkaranya dinyatakan lengkap. Tersangka dan barang bukti dilimpahkan ke Kejari Denpasar.

“Hari ini di Kejari Denpasar, IWM telah diserahkan dari Penyidik Polda ke JPU. Dengan penyerahan ini maka kewenangan penanganan beralih ke JPU,” kata Kasipenkum Kejati Bali, A Luga Harlianto, Rabu (24/3/2021) siang. IWM disangka melanggar Pasal 289, 290 ayat (1), Pasal 281KUHP atas dugaan tindak pidana pencabulan.

Penyerahan tersangka dan barang bukti dilaksanakan sejak pukul 10.00. Tersangka dinyatakan dalam keadaan sehat. Ia pun dapat memberikan jawaban pada saat identitasnya diperiksa oleh JPU.

Diberitakan sebelumnya, IWM dilaporkan perempuan bersuami berinisial KYD. Aksi bejat pencabulan itu dilakukan sulinggih cabul saat upacara melukat di Tukad Campuhan Pakerisan, Desa Tampak Siring, Kecamatan Tampak Siring, Kabupaten Gianyar, 4 Juli 2020. IWM dilaporkan selang 5 hari kemudian, tepatnya 9 Juli 2020.

“Kami menggunakan kewenangan untuk melakukan penahanan atas dasar alasan obyektif dan subyektif telah terpenuhi untuk penahanan. Alasan obyektif, pasal yang didakwakan terhadap IWM lebih dari 5 tahun. Sedangkan alasan subyektif di mana ada kekhawatiran IWM melarikan diri atau mengulangi perbuatannya,” ungkap A Luga Harlianto. Imbuhnya, IWM dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Polda Bali. Sebelumnya IWM menjalani uji swab dan hasilnya negatif. (bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker