Olahraga

Sabuk Hitam Lemkari Bali Gelar Latihan Bersama

Santuni Jero Mangku dan Pegawai Taman Pujaan Bangsa Margarana

SIAP MENERKAM: Ketua Pengprov Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Provinsi Bali, I Wayan Muntra memberikan penghormatan kepada Jero Mangku dan pegawai Taman Pujaan Bangsa Margarana, Minggu (7/11) pagi.

 

MARGARANA, Balipolitika.Com- Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Provinsi Bali tampil patriot bangsa berjiwa sejati untuk Indonesia jaya. Semangat ini tampak pada kegiatan bertajuk “Latihan Bersama Majelis Sabuk Hitam Lemkari Bali” di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Minggu (7/11) pagi. Selain latihan bersama sabuk hitam (Kuro Obi), Pengurus Provinsi Lemkari Bali yang dinahkodai I Wayan Muntra juga memberikan penghargaan kepada Jero Mangku dan pegawai setempat jelang perayaan Galungan dan Kuningan yang bersamaan dengan Hari Pahlawan 10 November sekaligus mengenang Hari Puputan Margarana, 20 November 1946.  

Diikui 244 karateka Kuro Obi, anggota Lemkari Bali mengusung tema “Dengan Semangat Puputan Margarana Kita Pererat Persaudaraan Menuju Prestasi Lemkari Bali Semakin Gemilang. Lambang bulat dengan gambar harimau di tengah menyiratkan patriot Lemkari Bali siap menerkam musuh. Sekaligus mencerminkan seorang karateka yang siap menerkan atau menyerang selaras dengan semangat dan jiwa harimau, yakni sekali terkam sanggup kalahkan lawan.

Di hadapan anggota Dewan Guru, Ketua Pengurus Pengkab/Pengkot Lemkari se-Bali, dan Majelis Sabuk Hitam dan Coklat, I Wayan Muntra mengucapkan selamat kepada para atlet karateka Bali yang mengharumkan Pulau Dewata di ajang PON XX Papua. Bagi yang belum beruntung, Muntra mengajak agar jangan pernah berkecil hati. 

“Berpikirlah sekarang bagaimana perguruan Lemkari bisa mengirimkan atlet lebih banyak di PON-PON berikutnya. Caranya, setiap event harus diikuti. Hari ini, Sulawesi Selatan kita dapat undangan. Soal prestasi yang penting kita berani. Seperti kata Pak Prabowo setiap jatuh harus bangkit lagi. Per hari ini, ada atlet kita mewakili Forki ke Bandung. Mohon doa agar apa yang menjadi cita-cita kita, cita-cita atlet terwujud. Soal prestasi, mari kita tingkatkan, standarkan teknik. Setiap event jadikan pemicu; jadi cambuk agar lemkari Bali jadi lebih baik,” pesan pria kelahiran Banjar Sawangan, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan itu. 

Muntra menambahkan Pengprov Lemkari Bali tidak akan bisa berbuat banyak jika tidak didukung oleh semua unsur yang ada. “Mari kita kawal agar Lemkari Bali tampil lebih baik ke depan,” tutupnya. (bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker