Ekbis

Pilih Tabanan, Investor Lirik Tol

Investasi 4 T di Lahan Seluas 65,3 Hektar

DAYA TARIK: Ilustrasi Tol Gilimanuk- Mengwi yang sedianya dibangun mulai Desember 2021.

 

TABANAN, BaliPolitika.Com- Di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19, ternyata Bali masih dilirik. Rencana pembangunan Tol Gilimanuk- Mengwi Desember 2021 mendatang memanggil PT Ariatama Bumi Nusantara yang berkantor pusat di Taman Sari The Hive 8th Floor, Jalan D.I. Pandjaitan, Jakarta menanamkan investasi. Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan dipilih sebagai lokasi membangun resort dan vila mewah.

Tak main-main, investasi ditanamkan pada lahan seluas kurang lebih 65,3 hektar dengan dana segar senilai Rp 4 triliun. Mereka mengklaim menyerap setidaknya 2.000 pekerja lokal. Hal itu ditegaskan Direktur PT Ariatma Bumi Nusantara, Indrajaya baru-baru ini. Ia menerangkan desain pembangunan resort elit tersebut mencapai 70 persen. Resort mewah ini akan dilengkapi fasilitas kelas atas. Termasuk pembangunan miniatur kota-kota besar di Indonesia, wedding ceremony, pusat kebugaran, akupuntur, spa, dan panggung hiburan.

“Kami juga akan membangun vila, tetapi vila yang dikomersilkan. Kita harapkan vila ini disewa oleh ekspatriat yang tentunya berpengaruh terhadap ekonomi di Indonesia maupun ekonomi di dunia,” paparnya.

Ia bersama tim memilih Tabanan karena sejumlah faktor. Salah satunya jalan tol Gilimanuk-Mengwi. “Kita lihat situasi sekarang sudah jenuh dengan konsep pantai. Sehingga kita tawarkan yang berbeda. Jadi kita pilih di Tabanan,” jelasnya.

Megaproyek ini akan dimulai September 2021. Indrajaya menyebut IMB dan pembebasan lahan telah tuntas. Demikian juga dukungan masyarakat dan Desa Riang Gede. Perbekel Desa Riang Gede, Dewa Putu Suraga menyebut peluang pekerjaan bagi masyarakat setempat menjadi salah satu aspek pihaknya menyetujui megaproyek tersebut. (tim/bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker