Hukum & Kriminal

Pembunuh Sadis Pegawai Bank Mandiri Ditangkap

Simpan Pakaian Korban, Baru Berusia 14 Tahun

DENPASAR, BaliPolitika.Com– Pelaku pembunuhan sadis teller Bank Mandiri Kuta, Ni Putu Widiastiti ditangkap. Informasi yang didapat, pembunuh berdarah dingin yang beraksi dengan 25 tusukan di sebuah kamar, Jalan Kerta Negara Gang Widura Nomor 24, Desa Ubung Kaja, Denpasar, Senin (28/12) adalah seorang buruh bangunan asal Banyuning bernama Putu Aldi Handika Putra.

Pria kelahiran Banyuning, Buleleng, 30 Juni 2006 itu ditangkap Kamis (31/12) sekitar pukul 00.40 di Pelabuhan Penimbangan Singaraja, Buleleng. “Berhasil dilakukan penangkapan terhadap pelaku berikut mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah putih nomor polisi DK 3114 KAR,” ucap sumber di kepolisian. Imbuh sumber, dari pelaku juga ditemukan pakaian milik korban, sebuah helm warna putih, dan sebuah pisau yang diduga digunakan untuk menghabisi korban.

“Pada saat diinterogasi, pelaku yang baru berusia 14 tahun ini mengakui semua perbuatannya. Telah melakukan pencurian dengan kekerasan di TKP dengan cara menganiaya korban dengan pisau dan mengambil barang berharga milik korban,” tandas sumber.

Sebagaimana diketahui, korban Widiastiti ditemukan Senin (28/12) sekitar pukul 08.00 Wita dengan 25 tusukan bersarang di tubuhnya. Berdasarkan otopsi, wanita 24 tahun itu menderita luka tusukan di bagian leher, dada, perut hingga kaki. Rincinanya, satu luka di telinga bagian kiri, satu di leher bagian kiri, satu di leher kanan, satu di punggung, empat luka di lengan kiri, satu di dada, 1 luka di bahu depan bagian kiri, 2 luka di payudara sebelah kanan, 3 luka di lengan kanan, 2 luka di perut, lutut kanan 1 luka, paha kiri 2 luka, paha kanan 4 luka, 1 luka di tangan kanan dan 1 luka gores pada telapak tangan kanan. Bekas luka menyerupai tusukan belati. Polisi menyebut dugaan tersebut masih didalami.

Pembunuhan sadis di masa pandemi Covid-19 dikejam netizen. Ratusa ucapan belasungkawa amor ring acintya memenuhi laman media sosial. Namun, tak sedikit juga yang berkomentar garang sembari berharap pihak kepolisian segera menemukan pembunuh berdarah dingin yang menghujamkan 25 tusukan di tubuh wanita itu.

“Pelakunya harus disamakan juga. Ditusuk juga biar tahu gimana rasanya ditusuk,” tulis netizen bernama Gesnes lewat akun media sosial facebook-nya. Netizen lain menyebut pelaku memiliki otak binatang. “Harus cepat ditangkap pelakunya. Jangan kasi ruang untuk menikmati hasil rampokannya. Jeg care otak ubuan mambabi buta menusuk. Amor ring acintya semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tulis Agastya Pramana.

Netizen lain bernama Tanty Agustini berharap pelaku menerima hukuman setimpal, yakni hukuman mati. “Semoga pelakunya cepat tertangkap. Pelaku perampokan ini dihukum mati. Kasihan anak alit niki. Dumogi amor ring acintya,” ungkapnya.

“Pelaku naskleng. Semoga ketangkep di LP dijadikan samsak. Bangsattttttttt!!! Mogi amor ring acintya keponakan Komandan Pak Yoga,” tulis netizen lain bernama Satri Santi dengan menyelipkan emoticon menangis. (bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker