Politik

Parpol Punya Tanggung Jawab Cetak Politisi Cerdas

DENPASAR, BaliPolitika.Com- Mustahil masyarakat cerdas bila insan politik tidak memiliki wawasan luas dan terdidik. Tanggung jawab inilah yang melatarbelakangi penyelenggaraan pendidikan politik DPW Partai NasDem Provinsi Bali, Minggu (25/10). Demi kepentingan masyarakat luas, agenda tersebut tetap dilaksanakan meski wabah Covid-19 belum reda.

Sekretaris DPW NasDem Bali, I Nyoman Winata mengatakan partai politik merupakan satu-satunya organisasi masyarakat yang memiliki privilege di suatu negara untuk mempersiapkan serta melahirkan calon-calon pemimpin negeri. Di negara yang menganut sistem demokrasi seperti di Indonesia ini, hanya partai politiklah yang diberikan hak untuk menaruh kader-kader terbaiknya di badan legislatif DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota sebagai wujud implementasi demokrasi perwakilan. Dan partai politik juga menjadi salah satu pilar dalam tegaknya demokrasi di suatu negara.

“Dengan berbagai previlige dan keistimewaan dari partai politik yang dijabarkan tadi, maka pendidikan politik terhadap masyarakat harus dilaksanakan. Ini ebagai bentuk tanggung jawab partai politik guna mencerdaskan wawasan politik bagi seluruh masyarakat khususnya di Provinsi Bali yang kita cintai ini,” ucapnya, Senin (26/10).

Imbuhnya, kesadaran partisipasi masyarakat terhadap politik merupakan tanggung jawab semua sebagai kader partai politik, khususnya NasDem yang menggelorakan perubahan restorasi Indonesia. “Kita hadir sebagai partai politik di Bali dengan membawa nilai-nilai politik baru di antaranya politik tanpa mahar, politik gagasan, dan l koalisi tanpa syarat. Kami ingin merubah tatanan mainstream politik di negeri ini dengan 3 semangat tersebut,” tegas pria asli Jembrana itu.

Lebih lanjut, melalui pendidikan politik, Winata menyebut NasDem Bali ingin melakukan kaderisasi kader-kader muda potensial. Mereka dipersiapkan untuk mengabdi kepada masyarakat di seluruh wilayah di Pulau Dewata. Intinya, mereka dipersiapkan menjadi wakil-wakil masyarakat di legislatif dan eksekutif yang benar-benar berguna. “Karena sebuah organisasi yang hebat dapat dikatakan berhasil bukan dari program-program kerja yang berhasil dilakukan, melainkan bagaimana organisasi tersebut dapat melakukan suksesi kepada generasi setelahnya menjadi lebih hebat dari generasi sebelumnya,” ungkapnya. (bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker