Politik

Panji Budi Menang, Masyarakat Cek Kerja Pemerintah Lewat HP

TABANAN, BaliPolitika.Com – Mungkin Anda pernah merasa hanya dianggap sebagai warga masyarakat saat hajatan politik berlangsung. Setelah pesta demokrasi selesai, kehidupan Anda berlangsung seperti sedia kala. Selang 5 tahun kemudian, Anda kembali diposisikan sebagai objek politik. Begitu seterusnya. Yang dibutuhkan hanya suara Anda, bukan partisipasi Anda dalam pemerintahan. Hal itu akan berbeda bila masyarakat Tabanan memberikan kesempatan bagi Anak Agung Ngurah Panji Astika- I Dewa Nyoman Budiasa (Panji-Budi) menjadi nakhoda kabupaten eks Lumbung Beras Bali ke depan.

Berbekal program yang terukur dan masuk akal, Panji-Budi berkomitmen semaksimal mungkin memberdayakan masyarakat. Segala hal yang berhubungan dengan hajat hidup masyarakat akan didesain sangat transparan sehingga masyarakat paham dipakai untuk apa pajak yang mereka bayarkan kepada pemerintah. Masyarakat pun paham segala hal yang dikerjakan pemerintah sekaligus bisa secara terbuka memberikan masukan yang membangun.

Untuk itu, Panji-Budi mempersiapkan e-budgeting alias elektronik budgeting. Dalam Bahasa Indonesia disebut anggaran elektronik atau anggaran yang disusun secara digital, baik melalui website maupun aplikasi. E-budgeting, e-ticketing dan e-planning. Bentuk transparansi ini menjadi salah satu dari 15 program ungulan yang ditawarkan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan nomor urut 2 di Pilkada Serentak tahun 2020, AA Ngurah Panji Astika dan Dewa Nyoman Budiasa (Panji-Budi).

Turah Panji dan Dewa Budiasa menegaskan program e-budgeting dan e-ticketing ini bagian dari e-goverment untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam budgeting atau penggunaan anggaran APBD Tabanan.

“Untuk menciptakan clean government atau pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan bebas korupsi, salah satunya butuh penerapan e-budgeting. Istilah ini bisa juga diartikan sebagai sistem keuangan yang berupa seluruh dokumentasi keuangan pemerintah ditampilkan secara online dan bisa diakses oleh siapa saja yang memiliki kebutuhan atau kaitan di dalamnya termasuk melalui telepon genggam masyarakat Tabanan. Jadi semuanya jujur, transparan, dan tak ada yang ditutup-tutupi.

Dengan sistem tersebut imbuhnya masyarakat bisa mengetahui berapa jumlah APBD, dipakai belanja apa saja, apa kegiatan SKPD, berapa jumlah PAD Tabanan dan dialokasikan untuk apa saja akan segera bisa dicek melalui handphone. “Apakah kita selama ini tahu berapa jumlah APBD dan PAD Tabanan?” tanya Turah Panji yang merupakan lulusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya.

Dewa Budiasa menambahkan APBD Tabanan Tahun Anggaran 2020 senilai Rp. 2,1 triliun tetapi sangat sedikit diketahui oleh masyarakat Tabanan karena keterbatasan akses informasi dan kurangnya transparansi.

“Uang sebanyak itu sama dengan 2.100 miliar. Menurut data, Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada APBD 2019 senilai Rp 398,2 miliar. Jika anggaran tersebut dimanfaatkan dan dikelola dengan baik dan benar mestinya perbaikan jalan rusak, pembangunan infrastruktur pertanian, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Tabanan di segala bidang bisa dilakukan dengan optimal,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam Pilkada Tabanan tahun 2020 ini paket Panji-Budi atau PADI ini mengusung visi Ngardi Loka Hita Tabanan atau mewujudkan daerah dan masyarakat Tabanan yang bahagia dan sejahtera cukup sandang, pangan dan papan berlandaskan Tri Hita Karana. Paket Panji-Budi nomor urut 2 diusung oleh partai koalisi Golkar, NasDem, Demokrat serta didukung Hanura dan PPP ini tergabung dalam Koalisi Tabanan Maju. (bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker