Politik

Mudarta: Ekonomi Bergairah Zaman SBY

Tegas!  Tak Lindungi Kader “Bermasalah”

2 DASAWARSA: Ketua DPD Demokrat Bali, I Made Mudarta bersama jajaran, Kamis (9/9/2021) pagi (foto istimewa).

 

DENPASAR, BaliPolitika.ComJenderal TNI Prof. Dr. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, M.A., GCB., AC. merayakan pertambahan usia ke-72 bertepatan dengan HUT Partai Demokrat ke-20, Kamis (9/9/2021). Presiden Indonesia ke-6 yang menjabat sejak 20 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2014 itu merupakan presiden pertama di Indonesia yang dipilih melalui jalur pemilu. Ucapan selamat mengalir dari seluruh penjuru negeri. Tak terkecuali dari Bali. Salah satu ucapan selamat dimaksud disampaikan oleh Ketua DPD Demokrat Bali, I Made Mudarta.

“Rakyat silakan menilai, bagaimana dulu saat Bapak SBY menjadi presiden. Indonesia masuk deretan negara G20 di masa itu. Banyak event berskala dunia yang digelar di Bali. Secara tidak langsung ini berdampak langsung kepada masyarakat kita,” ucap Mudarta sembari menegaskan bahwa SBY adalah sosok tegas. Sama sekali tidak melindungi kader-kadernya yang terbukti melanggar hukum.

“Bapak SBY hari ini genap berusia 72 tahun. Kami keluarga besar Partai Demokrat Provinsi Bali mengucapkan selamat ulang tahun. Semoga Bapak selalu diberikan kekuatan dan kesehatan lahir batin. Teruslah berjuang menuju Indonesia aman, damai, dan sejahtera,” ungkap Mudarta yang mengirimkan karangan bunga spesial kepada SBY. Di mata Mudarta, SBY merupakan tokoh panutan dalam berpolitik yang berbeda, yakni berpolitik bersih, santun, dan cerdas. 

“Etika di atas segalanya. Ini yang menjadi pijakan utama kader Demokrat dan selalu diingatkan oleh Bapak SBY. Beliau juga mengajarkan kami untuk selalu tenang dan bersikap mengayomi kepentingan masyarakat terbawah. Saya pribadi saat sembahyang di tempat suci memohon kepada Tuhan agar Bapak SBY diberikan keselamatan lahir batin. Indonesia butuh negarawan seperti Bapak SBY. Semakin banyak ada tokoh akan semakin bagus,” tegas sosok yang ventilasi ruangan kerjanya di lantai 2 Sekretariat DPD Demokrat Bali dipenuhi oleh sarang burung itu.

Untuk membangun Indonesia ke depan, Mudarta menyebut SBY selalu berpesan agar kader Demokrat menghindari gaya politik saling hujat antar anak bangsa, khususnya di media massa. “Kita berada dalam satu perahu, berbeda boleh namun tetap harus saling mendukung satu sama lain untuk bergerak maju. Gayungan perahu harus kompak jika ingin menuju tempat yang dituju. Setelah masa kampanye, berhentilah saling hujat. Hujat-menghujat justru mengotori alam semesta. Jangan lupa, Covid-19 mengingatkan kita untuk pakai masker. Artinya buka masker dan berbicara hanya seperlunya saja,” tegas Mudarta. (bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker