Olahraga

KTA Lemkari Diluncurkan, Muntra Banjir Pujian

TAMPIL BEDA: Ketua Pengprov Lemkari Bali, I Wayan Muntra bersama Ketua Majelis Sabuk Hitam Lemkari Bali, I Wayan Guntur saat me-launching KTA Lemkari yang bisa sekaligus digunakan sebagai asuransi kecelakaan dengan tanggungan maksimal Rp 10 juta rupiah. 

 

TABANAN, BaliPolitika.Com- Setelah lama vakum akibat pandemi Covid-19, baru-baru ini, Majelis Sabuk Hitam Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Provinsi Bali menggelar latihan bersama di Taman Pujaan Bangsa Margarana. Latihan bersama perdana itu disambut sangat antusias oleh 244 karateka se-Bali yang hadir. Semangat para karateka semakin bergelora karena Pengurus Provinsi Lemkari Bali yang dinahkodai I Wayan Muntra juga meluncurkan Kartu Tanda Anggota (KTA) khusus. 

Istimewanya, KTA ini sekaligus berfungsi sebagai kartu asuransi kecelakaan yang preminya ditanggung oleh Pengprov Lemkari Bali. Asuransi sebesar Rp 10 juta rupiah disiapkan untuk bila karateka mengalami kejadian fatal hingga menyebabkan hilangnya jiwa alias meninggal dunia. 

“Pengalaman saya menjadi karateka Sabuk Hitam Dan 5 sampai sekarang, baru kali ini kami memiliki kartu anggota Lemkari Bali Muntra. KTA ini akan nempel seperti asuransi, khususnya untuk jaminan kecelakaan diri. Ini sangat luar biasa dan mungkin akan jadi satu-satunya yang ada di Indonesia. Lemkari Bali akan jadi pioner KTA berasuransi yang seluruh preminya ditanggung oleh Pengprov Lemkari Bali,” ucap Ketua Majelis Sabuk Hitam Lemkari Bali, I Wayan Guntur.

Guntur menyebut untuk biaya premi asuransi seluruh karateka bersidat free alias gratis. Beban biaya yang ditimbulkan menjadi tanggung jawab Pengprov Lemkari Bali. 

Diberitakan sebelumnya, Lemkari Provinsi Bali tampil sebagai patriot bangsa berjiwa sejati untuk Indonesia jaya. Semangat ini tampak pada kegiatan bertajuk Latihan Bersama Majelis Sabuk Hitam Lemkari Bali di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Minggu (7/11/2021) pagi. Selain latihan bersama sabuk hitam (Kuro Obi), Pengurus Provinsi Lemkari Bali yang dinahkodai I Wayan Muntra juga memberikan penghargaan kepada Jero Mangku dan pegawai setempat jelang perayaan Galungan dan Kuningan yang bersamaan dengan Hari Pahlawan 10 November sekaligus mengenang Hari Puputan Margarana, 20 November 1946. Dalam kegiatan yang sama juga digelar prosesi tabur bunga di makam pahlawan kusuma bangsa. (bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker