Kesehatan

Januari 2021, Covid Renggut 161 Nyawa di Bali

DENPASAR, BaliPolitika.Com- Virus Covid-19 mengganas di bulan Februari 2021. Buktinya, hanya dalam 21 hari di bulan Februari, SARS-CoV-2 merenggut 191 nyawa. Jumlah ini jauh lebih banyak dari jumlah keseluruhan korban meninggal dunia di bulan Januari 2021 yang mencapai 161 jiwa. Fakta ini mengharuskan masyarakat Bali lebih meningkatkan kewaspadaan karena per 27 Februari 2021 seluruh pasien korona tanpa gejala harus check out dari karantina hotel dan diarahkan melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing.

Mengacu data Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Provinsi Bali, jumlah korban meninggal dunia di bulan Januari dihitung mundur sebagai berikut.  Minggu, (31/1/2021) 9 pasien meninggal, Sabtu, (30/1/2021) 5 pasien meninggal, Jumat, (29/1/2021) 7 pasien meninggal, Kamis, (28/1/2021) 8 pasien meninggal, Rabu, (27/1/2021) 5 pasien meninggal, Selasa, (26/1/2021) 9 pasien meninggal, Senin, (25/1/2021) 10 pasien meninggal, Minggu, (24/1/2021) 3 pasien meninggal.

Sabtu, (23/1/2021) 8 pasien meninggal, Jumat, (22/1/2021) 8 pasien meninggal, Kamis, (21/1/2021) 5 pasien meninggal, Rabu, (20/1/2021) 6 pasien meninggal, Selasa, (19/1/2021) 6 pasien meninggal, Senin, (18/1/2021) 4 pasien meninggal, Minggu, (17/1/2021) 1 pasien meninggal, Sabtu, (16/1/2021) 3 pasien meninggal, Jumat, (15/1/2021) 6 pasien meninggal, Kamis, (14/1/2021) 2 pasien meninggal, Rabu, (13/1/2021) 6 pasien meninggal, Selasa, (12/1/2021) 6 pasien meninggal, Senin, (11/1/2021) 4 pasien meninggal, Minggu, (10/1/2021) 3 pasien meninggal, Sabtu, (9/1/2021) 4 pasien meninggal, Jumat, (8/1/2021) 4 pasien meninggal, Kamis, (7/1/2021) 5 pasien meninggal, Rabu, (6/1/2021) 7 pasien meninggal, Selasa, (5/1/2021) 2 pasien meninggal, Senin, (4/1/2021) 7 pasien meninggal, Minggu, (3/1/2021) 2 pasien meninggal, Sabtu, (2/1/2021) 5 pasien meninggal, dan Jumat, (1/1/2021) 1 pasien meninggal.

“Jumlah kasus secara kumulatif sebagai berikut. Terkonfirmasi positif 32.511 orang, sembuh 29.193 orang (89,79%), dan meninggal dunia 875 orang (2,69%). Kasus aktif per hari ini menjadi 2.443 orang (7,51%),” demikian rilis Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Provinsi Bali, Minggu (21/2/2021). 8 orang korban meninggal dunia ini 3 orang berasal dari Badung, 2 Gianyar, 1 Jembrana, 1 Tabanan, dan 1 Denpasar.

Mengawali tahun 2021, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan Surat Edaran Nomor 03 Tahun 2021 pada 8 Februari 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Desa/Kelurahan di Kabupaten/Kota se-Bali ditentukan berdasarkan peta zonasi Covid-19 tingkat Desa/ Kelurahan yang ditetapkan oleh Bupati/Walikota se-Bali dengan memedomani Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 03 Tahun 2021, berlaku mulai tanggal 09 s/d 22 Februari 2021.

SE yang mengatur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), juga menekankan kembali PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp 100.000 bagi perorangan, dan Rp 1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

“Dukungan sepenuh hati dari masyarakat tentunya sangat dibutuhkan untuk memutus penyebaran Covid-19 yang semakin masif di tahun 2021 ini. Tetap disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan kapan pun dan di mana pun,” pesan Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Provinsi Bali. (bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker