Pendidikan

Hanya di STIKOM Bali: Tamat Kuliah Uang Kembali

MELAYANI: Komisaris Utama Bank Fajar, I Made Marlowe Bandem (paling kiri) bersama pengurus Yayasan WDS Denpasar dan Rektor ITB STIKOM Bali. (foto sebelum pandemi)

 

DENPASAR, BaliPolitika.Com- PT BPR Bank Fajar Sejahtera Bali atau Bank Fajar mencuri perhatian. Bank yang beralamat di Jalan Sunset Road Kuta, Badung itu punya kiat jitu membantu meringankan beban para orang tua yang ingin putra-putrinya kuliah di ITB STIKOM Bali. Bank Fajar menggelontorkan program investasi kuliah dan pembiayaan kerja di luar negeri.

Direktur Bank Fajar Ida Bagus Hamdani mengatakan program investasi kuliah tersebut menjadi jaminan bagi orang tua bahwa putra-putrinya yang menuntut ilmu di ITB STIKOM Bali memiliki kepastian biaya kuliah sampai tamat.

“Orang tua tinggal simpan uangnya di bank kami Rp 220 juta. Selama 4-5 tahun, putra putrinya kuliah gratis dan begitu tamat dari STIKOM Bali uang Rp 220 juta ini bisa diambil utuh. Kecuali kalau dalam perjalanan anaknya tidak meneruskan kuliah lagi dengan berbagai alasan, maka akan ada potongan biaya hadiah,” jelas Ida Bagus Hamdani.

Hamdani menyebut Bank Fajar sebagai salah satu anak perusahaan STIKOM Bali Group telah menjalin kerja sama dengan ITB STIKOM Bali tentang program investasi kuliah ini. “Kami sudah tanda tangan MoU dengan ITB STIKOM Bali pada 12 November 2020. Poin kerja sama ini adalah mahasiswa yang menggunakan program investasi kuliah akan dibiayai oleh Bank Fajar,” kata Hamdani.

Selanjutnya, bagi mahasiswa ITB STIKOM Bali yang ingin kerja di luar negeri. akan dibiayai oleh Bank fajar sesuai mekanisme yang telah disepakai dengan ITB STIKOM Bali. “Sudah banyak mahasiswa ITB STIKOM Bali kami biaya mereka kerja di luar negeri,” kata Hamdani.

Di sisi lain, Komisaris Utama Bank Fajar Sejahtera Bali I Made Marlowe Bandem, B.Bus menegaskan komitmen bank yang dipimpinnya dalam kerja sama dengan ITB STIKOM Bali. “Ini komitmen kami membantu anak-anak kita untuk kuliah di ITB STIKOM Bali tanpa hambatan biaya. Karena orang tua sudah investasikan uangnya di bank kami sehingga biaya kuliah sampai tamat menjadi urusan kami dengan ITB STIKOM Bali. Orang tua duduk manis saja di rumah, kalau anaknya sudah tamat tinggal ambil kembali uangnya,” tegas Marlowe Bandem.

Marlowe Bandem sehari-hari adalah Wakil Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti (WDS) Denpasar yang menaungi ITB STIKoM Bali mengajak para orang tua memanfaatkan program invetasi kuliah ini demi masa depan putra-putrinya. “Bahkan walaupun sedang kuliah di STIKOM Bali, tapi mau kerja di luar negeri, juga bisa kami bantu,” ungkapnya. (rls/bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker