Ekbis

Bayar Rp 5.000, Hotel Anda Jadi yang Tercanggih di Dunia

BUKAN SIHIR: CO Founder PT Aplikasi Pintar Indonesia Jeremy Fang mempertontonkan cara cerdas aplikasi DIGITELS kepada awak media, Sabtu (29/5/2021).

 

KUTA, BaliPolitika.Com- 21 tahun di Indonesia, 26 tahun berkecimpung di industri pariwisata, dan 3,6 tahun menetap di Bali, Jeremy Fang membawa sesuatu yang istimewa untuk Pulau Dewata. CO Founder PT Aplikasi Pintar Indonesia itu mengajak seluruh hotel di Indonesia, khususnya di Bali untuk menjadi yang tercanggih di dunia. Hanya dengan Rp 5.000 rupiah per kamar, aplikasi DIGITELS akan menyulap hotel biasa jadi yang terpintar di dunia. Bersama CEO DIGITELS Budiman Tiandy, keduanya sepakat membuka diri khusus bagi Bali.

PT Aplikasi Pintar Indonesia merilis DIGITELS startup sebagai layanan akomodasi berbasis teknologi menghadapi ekonomi digital 4.0. Jeremy menyebut Digitels berangkat dari gagasan mengintegrasikan rangkaian layanan akomodasi dengan aplikasi yang mudah diimplementasikan pada fasilitas yang diinginkan. Inovasi karya anak bangsa ini diklaim sebagai startup pertama di dunia yang dapat mengubah sebuah hotel biasa menjadi smart hotel lengkap dengan aplikasi (B2B & B2C).

Kunci keunggulan DIGITELS terletak pada teknologi smart digitels brain yang dapat diimplementasikan pada hotel melalui system yang terhubung, berjalan dan digunakan melalui aplikasi. Digitels akan membawa perubahan revolusioner pada sektor perhotelan, baik dari segi biaya operasional, efisiensi layanan, standar kesehatan dan keamanan, serta peningkatan GOP (Gross Operating Profit).

“Susah mengatur biaya operasional dan menjawab kesalahan teknis alias human error, DIGITELS solusinya. A sampai Z tuntas oleh DIGITELS. Kami bisa mengubah hotel biasa menjadi smart hotel dengan zero investasi oleh pemilik. Di masa pandemi, lebih dari 80 persen hotel restoran tutup. Di masa era adaptasi kebiasaan baru, DIGITELS solusi paling tepat. Check in, biasanya kita datang ke resepsionist. Dengan DIGITELS cukup dengan hp sudah bisa check in hanya dalam waktu kurang dari 1 menit. 38 hingga 48 detik. Check out butuh waktu 3 detik. Rombongan biasanya butuh waktu sangat lama. Dengan sistem kami, 100 wartawan cukup 1 menit,” ungkap Jeremy penuh semangat dalam jumpa pers di Trans Studio Mall, Sabtu (29/5/2021) sore.

Rincinya, dengan SHC (smart hotel conversion), Digitels E-system dapat mengubah hotel, apartemen, kondotel, perkantoran dan rumah pribadi menjadi ekosistem pintar 4.0 berbasis internet of things (IoT). Pemasangan E-system ini sangat mudah dan praktis dan pemilik tidak perlu mengganti peralatan, furnitur atau piranti yang sudah ada. Semua langsung aktif setelah terhubungkan dengan “digitels brain”. DIGITELS mengklaim bisa membantu pemilik hotel menurunkan biaya operasional, efisiensi staf (25-40% dari total karyawan), menggantikan sepenuhnya kunci atau kartu, penghematan energi, waktu dan operasional, yang kesemuanya akan berkontribusi 10-30% pada pendapatan.

Sistem pengoperasian Digitels juga didukung fasilitas Big Data yang akan membantu manajemen menghemat budget secara signifikan. Dengan win win solution Digitels akan menyediakan database solid untuk setiap pemilik hotel (1 hotel 1 database) beserta supporting system. Pertama, 4.0 Smart Booking Channel Manager (di mana channel system konvensional yang saat ini tersedia di pasaran akan menyita 1-5 % dari total revenue). Kedua, Smart Housekeeping System, Smart Check IN/OUT System dan Smart Reservation System.

Ketiga, Point of Sales (POS) System. Keempat, Accounting and Finance System (mencakup Daily Sales Report, Online Inventory Movement & Cost Control) Restaurant Management System yang terkoneksi dengan E-kiosk, Marketing, Ordering System, Inventory Monitoring dll yang akan mempermudah operasional F&B. Kelima, untuk aktivitas transaksi dan pembayaran, Digitels memiliki E- Wallet yang telah terkoneksi dengan payment gateway resmi seperti GoPay, OVO, Dana, dan online virtual banking di Indonesia. Sementara untuk reservasi dan pemesanan, DIGITELS telah menjalin kerjasama dengan Online Travel Agents (OTA) seperti Agoda, Airbnb, Traveloka, Pegi-Pegi, Tiket.com, dan sejenisnya.

“Dengan DIGITELS tamu hotel Anda bisa langsung masuk kamar sesuai bookingan. Tidak ada human error lagi. Kuncinya, ada di hp pribadi. Mulai check in. Buka akses ke kamar pribadi pakai hp pribadi. Tidak ada istilah salah kunci. Bisa buka kamar jarak jauh hanya dengan pencet hp karena aplikasi kami terkoneksi dengan internet dan infranet,” ungkapnya.

Menariknya, di masa pandemi Covid-19, para pengusaha hotel tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk memiliki aplikasi hotel tercanggih di dunia ini. PT Aplikasi Pintar Indonesia akan memberikan kesempatan kepada para pemilik hotel untuk meminjam alat dengan biaya hanya Rp 5.000 rupiah per kamar per malam bila dihuni. Untuk biaya keamanan alat, PT Aplikasi Pintar Indonesia mengenakan biaya hanya Rp 2.500.000 per kamar sebagai jaminan. Uang ini akan dikembalikan kepada pihak hotel tanpa dikurangi sepeser pun. (bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker