Politik

Bagi 4.500 Bibit, NasDem Bali Dorong Milenial Tak Malu Bertani

SOLUSI PANDEMI: Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Bali, I Nyoman Winatha memberikan bibit duren kepada Kelompok Tani Ternak Merta Sari Karangasem, Sabtu (14/8/2021) pagi.     

 

DENPASAR, BaliPolitika.Com- Ekonomi boleh terpuruk, tapi semangat harus tetap menyala. Pesan ini digelorakan Sekretaris Wilayah DPW NasDem Bali, I Nyoman Winatha saat memfasilitasi penyaluran 4.500 bibit pohon dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia di Persemaian Permanen Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Unda Anyar, Denpasar Selatan, Sabtu (14/8/2021) pagi. Bantuan bibit tahap awal ini diberikan kepada Kelompok Ekowisata Subak Sembung Peguyangan Kota Denpasar, Kelompok Sadar Wisata Batu Belah Kabupaten Jembrana, dan Kelompok Tani Ternak Merta Sari Karangasem.     

Kepala Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Unda Anyar, Dr. Ir. Titik Wurdiningsih, M.Si, Manajer Balai Persemaian Permanen Suwung, Ade Supriatna, Wakil Ketua Bidang Pemilih Pemula dan Milenial DPW NasDem Bali, I Kadek Egy Segel, Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup DPW NasDem Bali, Siti Amelia, Wakil Ketua Bidang Kehutanan DPW NasDem Bali, Didik Purwati, dan segelintir kader NasDem Bali lainnya karena terbentur aturan protokol kesehatan. 

Nyoman Winatha mengaku bahagia bisa mengunjungi Balai Persemaian Permanen Suwung yang super indah dan sejuk. Ia mengucapkan terima kasih karena diajak berkeliling di rumah beragam bibit tanaman itu. 

“Pertama, terima kasih yang luar biasa kami tujukan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia yang memfasilitasi pembagian 4.500 bibit tanaman ini. Program yang sama akan dilanjutkan di 6 kabupaten lain. Ini support yang sangat luar biasa menyongsong hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 dan HUT Pemprov Bali ke 63,” ucap Winatha ditemui di lokasi acara. 

Pembagian bibit tersebut, imbuh Winatha merupakan wujud nyata dukungan DPW NasDem Bali terhadap visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang ditujukan untuk memelihara alam Pulau Dewata dan seisinya. Tak sekadar pembagian bibit, Winatha berharap tanaman tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal sehingga memiliki nilai ekonomis. 

“Kita mengalami penurunan drastis di masa pandemi Covid-19. Bisa dikatakan sangat terpuruk di bidang pariwisata. Sembari menunggu situasi kembali pulih, kami ingin mengajak masyarakat kembali bertanam dan berkebun di hari-hari yang sulit ini. Sehingga ada alternatif positif untuk mengantisipasi kesulitan tersebut. Pembagian bibit hari ini digagas kader milenial NasDem Bali. Kami sangat berharap kaum milenial tidak malu bertani, berkebun, karena sektor pariwisata benar-beant terdampak dan butuh recovery yang lama. Manfaatkan hal positif ini untuk mencari solusi positif di tengah pandemi,” pesan pengusaha asal Jembrana itu. 

Soal sektor pertanian, Winatha menegaskan banyak pihak yang tak sadar jadi petani adalah cita-cita mulia dan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat. Bila dikelola dengan profesional, menjadi petani adalah tangga menuju kesuksesan yang sebenarnya. “Rusia, Selandia Baru, Australia, Belanda, dan Vietnam sangat menyukai mangga dari Bali karena memiliki cita rasa khas. Berapa pun kita kirim mereka mau beli. Demikian juga dengan durian. Satu kilogram mangga berharga Rp 500.000 rupiah lebih. Sangat menjanjikan bukan?” ungkap Winatha. (bp)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
You cannot copy content of this page
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker