Pendidikan

Pemprov Bali Kalah WO, Klungkung Raih TOP 5 Inovasi Pelayanan Publik Nasional 2022

SELAMATKAN WAJAH BALI: Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas dalam acara “Penganugerahan Bersama Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi” di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa, 6 Desember 2022. 

 

JAKARTA SELATAN, Balipolitika.com– Berstatus inovasi yang mewakili Indonesia di Maroko dan ditiru oleh banyak provinsi di Indonesia, Gubernur Bali, Wayan Koster “kalah sebelum bertarung” alias jerih mempresentasikan inovasi SMA Negeri Bali Mandara berjudul “Mencerdaskan Si Miskin Menjadi Generasi Emas” yang lolos ke Final Kompetisi Inovasi Publik Tahun 2022, Jumat, 8 Juli 2022 silam.

Sesuai jadwal yang disiapkan Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Koster seharusnya melakukan presentasi pada Jumat, 8 Juli 2022 pukul 09.30-09.50 WIB.

Sayangnya, alumni Institut Teknologi Bandung itu memilih jerih sehingga Pemprov Bali akhirnya kalah WO alias kalah sebelum bertarung dengan inovasi-inovasi lain yang masuk final.

Syukur wajah Bali diselamatkan oleh Inovasi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) yang menjadi andalan Pemkab Klungkung.

Pemkab Klungkung meraih TOP 5 Outstanding Achievement of Public Services “Sangat Terpuji” 2022.

Program yang digagas oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ini bersaing melawan 3.478 program lain dari seluruh Indonesia.

Pada tahun 2018 lalu, TOSS berhasil masuk TOP 40 Inovasi Pelayanan Publik, tahun 2021 TOSS berhasil masuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Kategori Khusus.

Untuk tahun ini, TOSS masuk dalam TOP 5 Outstanding Achievement of Public Services dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2022. Dengan begitu TOSS adalah inovasi program milik Pemkab Klungkung yang tercatat untuk ketiga kalinya masuk dalam kompetisi yang digelar Kemenpan RB tersebut.

Selain itu, Inovasi GEBRAK (Gerakan Bersama Remaja Anti Rokok) juga masuk dalam TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik.

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas dalam acara “Penganugerahan Bersama Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi” di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa, 6 Desember 2022.

Abdullah Azwar Anas dalam arahanya berharap kedepanya Lebih di fokuskan Reformasi Birokrasi Tematik, yakni Reformasi Birokrasi Pengentasan Kemiskinan, Reformasi Birokrasi, Reformasi Birokrasi Peningkatkan Investasi, Reformasi Birokrasi Digitalisasi dan Reformasi Birokrasi Percepatan Prioritas Aktual Presiden.

Jelasnya Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji dapat menjadi inspirasi bagi daerah dan instansi lain yang memiliki permasalahan sama untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Sehingga diminta agar terbuka untuk melakukan transfer pengetahuan bagi instansi yang ingin mereplikasi.

“Selamat bagi instansi yang inovasinya terpilih sebagai Top Terpuji. Bagi yang belum terpilih, jangan berkecil hati, karena penghargaan terbesar dari berjalannya inovasi bagi penyelenggara pelayanan publik tentunya adalah kepuasan masyarakat,” ucapnya.

Dengan wajah sumbringah usai menerima penghargaan, Bupati Suwirta mengatakan TOSS diyakini secara sistem dengan tetap mempertahkan dan mengembangkan metode pengolahan sampah. Ke depan Bupati Suwirta lebih memantapkan pengolahan dari hulu sampai hilir sekaligus menggencarkan pembangunan TPS3R di desa.

Ia bersyukur inovasi TOSS Klungkung kembali masuk Inovasi Pelayanan Publik Terpuji dan diakui di tingkat nasional.

Maka dari itu harus dilaksanakan penuh dan diperkuat dengan Peraturan Gubernur Bali .

“Ke depan akan terus dilakukan ekspansi, inovasi dalam inovasi agar menjadi sesuatu yang lebih besar serta terus melakukan proses penyempurnaan sehingga TOSS kian pantas menjadi objek studi daerah lain dalam mengelola dan mengatasi masalah sampah terutama mengatasi sampah plastik,” harap Bupati asal Nusa Ceningan itu.

Imbuhnya, Dana Insentif Daerah (DID) yang diraih akan dimaksimalkan untuk memperbaik TOSS dan karena akan banyak tamu yang datang, baik dari pemerintah pusat, daerah, maupun kabupaten kota se- Indonesia untuk belajar ke Klungkung.

Sementara, Sekretaris Kementerian PANRB Rini Widyantini, dalam laporannya mengatakan penganugrahan kali ini mengusung tema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi Menuju Birokrasi Berkelas Dunia”. Berbeda dari sebelumnya, inovasi yang dikompetisikan pada KIPP tahun 2022 dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok umum dan khusus.

Penganugerahan pelayanan publik diberikan atas hasil evaluasi kinerja unit penyelenggara pelayanan publik (UPP), penyedia sarana dan prasarana ramah kelompok rentan, serta Top Terpuji 45 inovasi pelayanan publik dan 5 pemenang Outstanding Achievement of Public Services dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2022. Dalam kesempatan ini, juga akan diberikan penganugerahan untuk pembina pelayanan publik terbaik.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa mengejutkan terjadi di Final Kompetisi Inovasi Publik Tahun 2022 hari ke-11 yang digelar Jumat, 8 Juli 2022.

Dalam YouTube Live Streaming Pelaksanaan Presentasi dan Wawancara KIPP 2022 di link https://youtube.com/channel/UChJFWRUjp9_lm5uipyM9_Tw tidak tampak wajah Gubernur Bali, Wayan Koster yang dijadwalkan mempresentasikan inovasi SMA Negeri Bali Mandara berjudul berjudul “Mencerdaskan Si Miskin Menjadi Generasi Emas” yang lolos ke final Kompetisi Inovasi Publik Tahun 2022, Jumat, 8 Juli 2022.

Sesuai jadwal presentasi dan wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2022 yang diterima redaksi, Koster dijawalkan melakukan presentasi pada Jumat, 8 Juli 2022 pukul 09.30-09.50 WIB.

Pemprov Bali yang dinakhodai Koster mendapatkan urutan kedua setelah presentasi pertama oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan inovasi berjudul “SKCK Online dan SKCK Keliling Online Polresta Sidoarjo” Unit Pelayanan Resor Kota Sidoarjo.

Setelah jadwal Pemprov Bali diketahui presentasi dilakukan oleh Kabupaten Buleleng dengan inovasi berjudul (RELt PRO) Revitalisasi Lahan Tidak Produktif di Desa Baktiseraga Kecamatan Buleleng yang langsung disajikan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana dengan durasi waktu 23 menit 05 detik.

Disusul inovasi GEBRAK (Gerakan Bersama Remaja Anti Rokok)” oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung yang disajikan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dalam waktu 25 menit 31 detik.

Tak hanya satu, Gumi Serombotan menyumbang 2 inovasi yang lolos ke final untuk ketegori umum dan khusus.

Satu inovasi lainnya berjudul “Implementasi TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat)” oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan juga dipresentasikan oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Untuk presentasi kedua ini Bupati Suwirta menghabiskan waktu selama 27 menit 5 detik.

Saat ditelusuri di hasil YouTube Libe Streaming Pelaksanaan Presentasi dan Wawancara KIPP 2022 di link https://youtube.com/channel/UChJFWRUjp9_lm5uipyM9_Tw, wajah Gubernur Bali Wayan Koster tak kunjung muncul hingga sore hari.

Di hari yang sama turut presentasi saingan Pemprov Bali yang “menang mekisa”, yakni Tim Gubernur Kalimantan Barat, Haji Sutarmidhi yang membawakan inovasi pelayanan publik berjudul BANG ELIS HADIR, Kampung Kami Jadi Terang; Pembangkit Energi Listrik Tenaga Matahari di Daerah Pedalaman Kalbar.

Pada kesempatan yang sama Provinsi Kalimantan Barat juga mempresentasikan inovasi berjudul “Rumah Sakitku, Rumah Keduaku Bersama SIDOREMI” karya RSUD Dr. Soetomo.

Penyaji terakhir adalah Tim Provinsi Kalimantan Timur dengan inovasi berjudul “SIMPATOR” karya Badan Pendapatan Daerah Pemprov Kaltim.

Seluruh sajian presentasi inovasi kabupaten dan provinsi se-Indonesia ini bisa disimak dengan lengkap di SINOVIK Kementerian PANRB. Termasuk wawancara dan tanya jawab dengan para dewan juri yang super profesional.

Belum diketahui dengan pasti alasan logis yang disampaikan Pemprov Bali kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia sehingga mengundurkan diri alias jerih alias kalah sebelum bertarung untuk mempresentasikan inovasi SMA Negeri Bali Mandara yang lolos ke final Kompetisi Inovasi Publik Tahun 2022 dan di tahun sebelumnya menjadi salah satu inovasi yang mengharumkan nama Indonesia di Maroko.

Saat dikonfirmasi kepada pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, redaksi mendapatkan informasi bahwa Pemprov Bali mengundurkan diri 2 hari jelang presentasi, tepatnya pada Rabu, 6 Juli 2022.

“Kami sampaikan bahwa Pemprov Bali mengirimkan surat ke kami tanggal 6 Juli 2022 tentang pengunduran diri dalam presentasi dan wawancara KIPP 2022 sehingga jadwal hari ini (Jumat, 8 Juli 2022, red) sedikit berbeda. Setelah Polri dilanjutkan Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Klungkung serta yang lain,” ucap salah seorang panitia penyelenggara Kompetisi Inovasi Publik Tahun 2022 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia via Whatsapp.

Seandainya Koster memenuhi permintaan almarhum Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo untuk mempresentasikan langsung inovasi SMA Bali Mandara berjudul “Mencerdaskan Si Miskin Menjadi Generasi Emas”, maka mantan DPR RI 3 periode sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Bali itu akan beradu gengsi dengan sejumlah tokoh nasional.

Mengacu surat resmi dengan nomor B/307/M.PP.00.05/2022 dengan lampiran 1 berkas perihal undangan tahap presentasi dan wawancara Kompetisi Inovasi Publik Tahun 2022 ini ditujukan kepada Gubernur Bali Wayan Koster tanggal 20 Juni 2022, diketahui Koster akan berhadapan dengan 8 orang gubernur.

Pertama, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang disebut-sebut memiliki kans besar sebagai calon presiden RI menggantikan Joko Widodo.

Di final, Ganjar Pranowo membawakan inovasi TELE APIK PLUS, TEyeng ndeLEng (dapat melihat) Antrian Pendaftaran lan (dan) poliklinIK MemPermudah Layanan Pasien dan EvalUasi Kinerja Dokter Spesialis).

Kedua, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Sosok mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla juga dikait-kaitkan dengan Pilpres 2024 sebagai sosok presiden.

Bersaing dengan Koster, Anies Baswedan membawakan inovasi berjudul Bunga Tanjung, Pusat Pelayanan Terpadu Kekerasan Perempuan dan Anak.

Ketiga, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membawakan inovasi berjudul Si Perut Laper, yakni Sistem Informasi Peta Peruntukan Lahan Perkebunan.

Keempat, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Eks Menteri Sosial Indonesia ke-27 yang menjabat sejak 27 Oktober 2014 hingga 17 Januari 2018 itu diagendakan membawakan inovasi berjudul Klinik BUM Desa dan Under Water Restocking-UWR UWR 2.0 untuk Menjaga Ekosistem Laut dan Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pesisir.

Kelima, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan inovasi berjudul Sepatu Jolifa, Sistem Perpustakaan Terpadu Jogja Library for All.

Keenam, Gubernur Kalimantan Barat, Haji Sutarmidhi membawakan inovasi pelayanan publik berjudul BANG ELIS HADIR, Kampung Kami Jadi Terang; Pembangkit Energi Listrik Tenaga Matahari di Daerah Pedalaman Kalbar.

Ketujuh, Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor membawakan inovasi bernama SIMPATOR.

Kedelapan, Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki membawakan inovasi Layanan Terapi Ablasi Gondok Tanpa Operasi (TAGTO) dan Teumuleh Jeut Bagah Puleh (Menulis Agar Cepat Pulih) yang merupakan layakan di bidang kesehatan jiwa.

Mengacu surat resmi yang ditandatangani dengan cap basah oleh alm. Tjahjo Kumolo diterangkan bahwa inovasi Provinsi Bali lewat SMA Negeri Bali Mandara dinyatakan sebagai Finalis Top Inovasi Publik 2022.

“Selanjutnya akan dilakukan penilaian dalam tahap presentasi dan wawancara guna mendapatkan Top Inovasi Terpuji pada KIPP 2022. Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengundang Saudara (Gubernur Bali, Wayan Koster, red) untuk menyampaikan presentasi sekaligus diwawancarai secara virtual di hadapan Tim Panel Independen. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 24 Juni sampai dengan 12 Juli 2022 dengan waktu sesuai jadwal terlampir,” demikian bunyi surat resmi Tjahjo Kumolo.

“Kami sangat menghargai apabila Saudara (Gubernur Bali, Wayan Koster, red) secara langsung dapat mempresentasikan sendiri sebagai bagian dari komitmen pimpinan instansi tertinggi dalam pelaksanaan reformasi birokrasi, khususnya di bidang peningkatan kualitas pelayanan public melalui inovasi pelayanan publik” demikian tertulis pada surat resmi dengan lampiran 1 bernomor B/307/M.PP.00.05/2022 tertanggal 20 Juni 2022.

Adapun surat tersebut ditujukan kepada 9 orang Gubernur, yakni Gubernur Aceh, Gubernur Bali, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Kalimantan Barat, dan Gubernur Kalimantan Timur.

Dalam pengumuman Nominasi Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian atau Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD Tahun 2022 nomor B/248/PP.00.05/2022 yang ditandatangani Deputi Bidang Pelayanan Publik selaku Ketua Tim Sekretariat KIPP 2022, Diah Natalisa, dijabarkan bahwa inovasi pelayanan publik Provinsi Bali lewat Sekolah Bali Mandara mampu bersaing dengan 1.917 inovasi lain se-Indonesia.

Meski berpretasi di jenjang nasional dan internasional, Gubernur Bali Wayan Koster melalui Koordinator Kelompok Ahli Pembangunan Prof. Dr. I Made Damriyasa yang juga Rektor UNHI Denpasar, menegaskan bahwa Sekolah Bali Mandara merupakan produk gagal sehingga mulai tahun ajaran 2022/2023 keistimewaan SMAN Negeri Bali Mandara berakhir.

Tidak ada lagi rekruitmen siswa miskin khas SMAN Bali Mandara yang harus melalui sekian kali seleksi ke pelosok-pelosok Bali dengan memakan waktu selama 6 bulan.

SMAN Bali Mandara yang ditopang oleh guru-guru muda berprestasi akan menjadi sekolah biasa-biasa saja. (bp)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button