Pemerintahan

Next Bupati, Suiasa Tekankan Badung Fokus Teknologi Informasi

TURUN GUNUNG: Wakil Bupati I Ketut Suiasa dalam Sidang Istimewa serangkaian HUT Mangupura ke-13 di Ruang Sidang Utama Gosana Gedung DPRD Badung, Rabu, 16 November 2022.

 

MANGUPURA, Balipolitika.com– Lama menghilang, sosok yang digadang-gadang akan menjadi suksesor Bupari Badung dan kini menjabat sebagai Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa mengikuti sidang istimewa di Ruang Sidang Utama Gosana Gedung DPRD Badung, Rabu, 16 November 2022.

Suiasa menilai momentum HUT Mangupura ke-13 bermakna sangat strategis.

Pasalnya, Badung dihadapkan pada agenda strategis berkenaan Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Nusa Dua yang diikuti oleh 20 negara.

Ajang internasional ini diharapkan menjadi momen kebangkitan bagi Badung yang mengalami penurunan kinerja akibat pandemi Covid-19.

“Oleh karena itu, saya meminta kepada seluruh penyelenggara pemerintahan dan elemen masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dan turut menyukseskan penyelenggaraan KTT Presidensi G20 demi keharuman serta kejayaan bangsa dan Negara Republik Indonesia. Saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah juga menyampaikan ucapan Dirgahayu Ibukota Mangupura ke-13. Semoga Ida Hyang Widhi Wasa melimpahkan wara nugrahanya, sehingga pemerintah daerah bersama masyarakat Badung segera pulih dan lebih kuat dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19 ini dan memasuki era Badung yang lebih baik. Dengan melakukan transformasi menuju perbaikan di segala lini dengan mengintegrasikan sistem teknologi informasi,” ucap Suiasa.

Tema HUT Mangupura ke-13, ungkap Suiasa selaras dengan tema pembangunan daerah tahun 2022 yang tertuang dalam rencana kerja pemerintah daerah, yaitu percepatan pemulihan ekonomi daerah melalui revitalisasi sektor unggulan dan penguatan ekonomi kerakyatan yang dijabarkan ke dalam sembilan prioritas pembangunan daerah.

Sembilan prioritas dimaksud mencakup bidang pendidikan, riset dan inovasi, kesehatan, perlindungan sosial dan pengarusutamaan gender, pariwisata, pertanian dan kebudayaan, sarana prasarana wilayah, perumahan dan permukiman, pembangunan ekonomi, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, penataan ruang dan lingkungan hidup serta ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

Satu hal yang patut digarisbawahi ungkap Suiasa adalah sekali pun dihadapkan pada situasi pandemi yang berimplikasi kepada penurunan kapasitas fiskal daerah, namun Badung masih tetap dapat melaksanakan berbagai hal yang menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah di bidang pemerintahan dan pelayanan publik sebagaimana mestinya.

“Serta tetap menampilkan performa sebagai daerah otonomi yang mandiri, dan Kabupaten Badung tetap menjadi barometer penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Bali. Demikian pula dengan capaian prestasi pada berbagai bidang, baik yang berskala nasional maupun provinsi masih mampu kita raih dengan segala keterbatasan yang ada,” beber Suiasa. (bp)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker