Informasi: Rubrik Sastra Balipolitika menerima kiriman puisi, cerpen, esai, dan ulasan seni rupa. Karya terpilih (puisi) akan dibukukan tiap tahun. Kirim karya Anda ke [email protected].

Pendidikan

Unud Gelar Sosialisasi Beasiswa KIP Kuliah

Unud Gelar Sosialisasi Beasiswa KIP Kuliah, Wakil Rektor III Minta Penerima Beasiswa Manfaatkan Bantuan Biaya Hidup untuk Menunjang Perkuliahan

 

JIMBARAN, Balipolitika.com– Universitas Udayana (Unud) melalui Biro Kemahasiswaan menggelar Sosialisasi Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tentang memanfaatkan bantuan biaya hidup untuk keperluan penunjang kegiatan akademik (perkuliahan) secara daring melalui aplikasi Cisco Webex, Kamis (11/08/2022). Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana dan dihadiri oleh mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi/KIP Kuliah angkatan 2019, 2020, 2021, dan 2022.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti hasil evaluasi program KIP Kuliah di Universitas Udayana tahun 2021/2022 pada tanggal 15 Juni 2022. Narasumber yang hadir dalam sosialisasi ini adalah drh. I Made Kardena, S.KH., M.VS. selaku Ketua Unit Pengembangan Beasiswa Universitas Udayana.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana Prof. Ngakan Putu Gede Suardana dalam sambutannya menyampaikan bahwa sesuai dengan Undang-Undang nomor 12 tahun 2012 telah mengamanatkan kepada pemerintah mewujudkan keterjangkauan dan pemerataan yang berkeadilan dalam memperoleh pendidikan tinggi yang bermutu dan relevan. Oleh karena itu dikeluarkan Permendikbud No. 10 tahun 2020 tentang program Indonesia Pintar yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi baik itu penyandang disabilitas, pemegang KIP atau mahasiswa yang kurang mampu dalam hal ekonomi.

“Saya sangat berharap kepada mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah agar digunakan beasiswa ini sebaik mungkin sesuai dengan tujuan yang diharapkan oleh pemerintah sehingga beasiswa ini betul-betul tepat sasaran bisa digunakan untuk menunjang perkuliahan kalian”, ujar Prof. Ngakan.

Selain meningkatkan hardskill dari perkuliahan juga tingkatkan softskill baik itu dengan kegiatan-kegiatan berorganisasi, pengembangan diri, berprestasi, ikuti Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Tentunya melalui kegiatan-kegiatan softskill tersebut banyak hal yang bisa didapatkan sehingga setelah lulus akan memiliki wawasan dan kompetensi lebih dan siap terjun ke dunia kerja. (bp/lit/www.unud.ac.id)

 

Berita Terkait

Baca Juga
Close
Back to top button

Konten dilindungi!