Pendidikan

Sepi Peminat, Pendaftaran Prodi Animasi dan Desain Produk ISI Denpasar Diperpanjang

PRESTASI: Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. Wayan Kun Adnyana bersama penghargaan yang diterimanya dari Plt. Dirjen Diktiristek Prof. Nizam.

 

DENPASAR.Balipolitika.com– Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Dr. Anak Agung Gede Rai Remawa menyampaikan pengumuman penting.

Guna mewadahi talenta muda bidang seni dan desain lulusan SMA/SMK empat tahun terakhir, pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri ISI Denpasar diperpanjang hingga Rabu, 6 Juli 2022.

“Sembilan program studi sarjana dan sarjana terapan yang diperpanjang tersebut, yakni Animasi, Desain Produk, Desain Mode, Kriya, Musik, Pendidikan Seni Pertunjukan, Seni Karawitan, Tari dan Seni Pedalangan,” terang Remawa.

“Bagi lulusan Sarjana Rumpun Humaniora silakan mendaftar pada Prodi Pendidikan Seni Program Magister dan Prodi Seni Program Magister. Pendaftaran Prodi Magister diperpanjang Sampai Jumat 15 Juli 2022. ISI Denpasar dengan Akreditasi Perguruan Tinggi A memastikan pelayanan pendidikan terlaksana unggul. Talenta muda kreatif mari mendaftar dan bergabung dengan ISI Denpasar,” bujuknya.

Sekadar diketahui, meski untuk jurusan di atas sepi peminat, ISI Denpasar tak henti-hentinya mencetak prestasi.
Terbaru, ISI Denpasar meraih penghargaan unggul capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 6 Bidang Kerja Sama Perguruan Tinggi dengan Mitra Bereputasi Internasional pada Liga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Satuan Kerja (Satker) se-Indonesia.

Selain itu, kampus seni kebanggaan Bali ini juga meraih prestasi posisi tertinggi IKU pada Liga PTN Indonesia. Prestasi IKU yang diumumkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) ini merupakan capaian tahun 2021.

Penyerahan penghargaan dilakukan secara langsung oleh Plt. Dirjen Diktiristek Prof. Nizam kepada Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. Wayan Kun Adnyana, di Jakarta, Senin (17/6) lalu.

Menteri Dikbudristek Nadiem Makarim MBA yang hadir menyaksikan penyerahan penghargaan itu menjelaskan bahwa kompetisi pencapaian IKU pada PTN merupakan ajang untuk peningkatan prestasi dalam membangun kualitas layanan dan daya saing.

Kompetisi terbagi dalam beberapa liga, baik antar indikator maupun keseluruhan indikator, yakni Liga PTN Badan Hukum, PTN Badan Layanan Umum, PTN Satker, dan PTN Seni Satker.

“Penghargaan capaian IKU baik per indikator maupun seluruh indikator ini, merupakan apresiasi Kemdikbudristek atas kinerja Perguruan Tinggi se-Indonesia. Indikator kinerja di antaranya meliputi kualitas lulusan, pembelajaran Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), kualitas dosen, akreditasi, kerja sama dengan mitra bereputasi, kurikulum, dan juga capaian SAKIP, menjadi orientasi strategis pengelolaan Perguruan Tinggi pada setiap tahun,” ucap Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. Wayan Kun Adnyana.

Raihan itu ungkapnya berkat kerja keras dan soliditas antar seluruh pimpinan, dosen, dan tenaga pendidik ISI Denpasar sehingga capaian IKU Tahun 2021 melampaui Tahun 2020.

Pada tahun lalu ISI Denpasar hanya bertengger pada posisi ketiga, di bawah ISI Yogyakarta dan ISI Surakarta.

Capaian IKU 2021, yang diumumkan penghargaannya minggu lalu, ISI Denpasar berhasil menempati posisi teratas.

“Bahkan Indikator Kerja Sama dengan Mitra Bereputasi, kami meraih terbaik pada liga PTN Satker, yang mana kompetisinya untuk seluruh Universitas atau Institut Negeri Satker se-Indonesia. Tentu ini sangat membanggakan, “terang Prof Kun Adnyana sembringah.

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali ini menguraikan, bahwa begitu dilantik sebagai rektor pada 22 Maret 2021, pembenahan radikal telah dilakukan guna menjawab kontrak IKU yang ditandatangan dirjen dan rektor masing-masing perguruan tinggi.

“Mulai dari menyusun dan memberlakukan kurikulum MBKM untuk seluruh prodi sarjana dan sarjana terapan, menjalin kerja sama dengan mitra strategis secara masif, memberi fasilitasi peningkatan kualitas penelitian dosen, termasuk mendirikan Jurnal Ilmiah pada setiap prodi, dan menciptakan wahana diseminasi baru berupa Bali Sangga Dwipantara (skala Nasional) dan Bali Padma Bhuwana (skala Internasional). Secara berkala dilakukan evaluasi akselerasi pencapaian IKU, serta secara disiplin melaporkan capaian kinerja, “terang Guru Besar bidang Sejarah Seni Rupa itu. (lit/bp)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker