Kesehatan

SWP Produksi Obat Tradisional Berbahan Dasar Kelapa

HERBAL: Dewan Tabanan cek obat tradisional yang diproduksi masyarakat lokal setempat.

 

TABANAN.Balipolitika.com– Perkumpulan Spiritual Wanara Petak (SWP) punya cara istimewa dalam menjaga kesehatan anggotanya.

SWP berhasil memproduksi obat sendiri.

Pada Kamis, 12 Mei 2022 bertempat di rumah Made Dirga di Tabanan, 250 anggota SWP bergiliran membuat obat tradisional Bali berupa minyak berbahan dasar kelapa.

Ketua Spiritual Wanara Petak (SWP) Tabanan Wayan Subawa mengatakan obat yang dibuatnya berupa minyak kelapa yang dicampur dengan bahan lain berupa ramuan kayu obat, madu, dan jahe.

Diawali dengan menyerut 1.011 butir buah kelapa.

Lalu diperas hingga menjadi santan.

Dimasak hingga menghasilkan minyak.

Setelah itu, dicampur dengan ramuan lain.

“Obat ini bis diminum dan dioles. Kami tidak promosi. Ini hanya untuk kalangan internal SWP,” ujar Wayan Subawa.

Ia menerangkan ramuan obat ini dibuat langsung oleh Ketua SWP, Ajik Alit.

Obat ini berkhasiat untuk menyembuhkan sakit kulit hingga sakit pada tulang.

Saat membuat obat di rumah Made Dirga, mereka menggunakan empat drum besar yang dimasak dengan kayu bakar.

“Tujuannya agar anggota dan keluarga bisa tetap sehat fisik dan spiritual,” ujarnya.

Ketua DPRD Tabanan Made Dirga bersama anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDI Perjuangan Wayan Widnyana atau Regen juga menjadi dewan pembina di SWP.

Sementara itu, Made Dirga mendukung penuh pada SWP dalam setiap kegiatannya.

Apalagi, kata Dirga mereka bisa menghasilkan obat tradisional dengan ramuan milik sendiri.

Ini diharapkan mampu memaksimalkan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Ini obatnya sangat mujarab. Pada masa pandemi, masyarakat harus bisa menjaga kesehatan secara mandiri. Obat-obat tradisional harus diperkenalkan luas,” ujarnya.

Spiritual Wanara Petak diharapkan eksis hingga turun ke masyarakat untuk memberikan bantuan sosial. (lit/bp)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker