EkbisPolitikSosial

Trisno Nugroho Harapkan UMKM Seken, Saje, Beneh

FOKUS UMKM : Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho saat menyalurkan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di Pura Taman Ayun, Minggu (5/12).

 

BADUNG, Balipolitika.com- Dalam upaya untuk meningkatkan kapasitas ekonomi UMKM, Bank Indonesia Provinsi Bali kembali menyalurkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di Pura Taman Ayun, Minggu (5/12). Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Penglingsir Puri Ageng Mengwi sekaligus anggota DPD RI, Anak Agung Gede Agung, anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, dan Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho. Turut hadir anggota DPRD Badung, I Nyoman Satria dan Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung.

 

UMKM penerima PSBI berjumlah 12 kelompok yang tersebar di 5 wilayah, yaitu Badung, Denpasar, Buleleng, Jembrana, dan Tabanan. Terdapat 10 UMKM yang mendukung pencapaian inflasi volatile food yang rendah, yaitu padi, bawang merah, bawang putih, kakao, ayam pedaging, sapi, lele, dan udang vaname. Sementara 2 UMKM lainnya mendukung ekspor, yaitu kain pewarna alam dan tanaman hias.

 

 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho menyampaikan bahwa pembinaan UMKM oleh Bank Indonesia bertujuan agar UMKM dapat naik kelas dari UMKM potensial menjadi UMKM go digital dan go export. Oleh karena itu, Trisno mengharapkan UMKM memegang teguh prinsip “seken-seken, saje-saje, beneh-beneh”. UMKM harus bekerja keras, sungguh-sungguh, dan berkomitmen untuk menjalankan pembinaan dari Bank Indonesia agar UMKM terus maju dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya. UMKM juga harus bersedia mengajarkan atau berbagi ilmu yang dimilikinya kepada masyarakat sekitar sesuai dengan dharma berbagi kepada sesama.

 

 

Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya mengingatkan agar para pelaku UMKM menjaga kualitasnya sebagai UMKM Binaan Bank Indonesia. Pembinaan oleh Bank Indonesia dilakukan secara berkelanjutan sehingga membentuk UMKM yang mandiri sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Gung Rai juga mengajak UMKM untuk menerapkan sistem pembayaran digital melalui metode QRIS yang sangat sesuai dengan kondisi di masa pandemi dan masa depan.

 

 

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni P. Joewono menjelaskan bahwa PSBI merupakan bentuk kepedulian Bank Indonesia terhadap permasalahan di masyarakat. PSBI terdiri dari 3 program yakni PSBI Peningkatan Kapasitas Ekonomi (PKE) & UMKM berupa pemberian sarana dan prasarana produksi kepada UMKM, PSBI Kepedulian Sosial seperti bantuan sembako kepada masyarakat dan PSBI Pengembangan Kapasitas SDM Unggul berupa pemberian beasiswa. (dah/bp)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker