Peristiwa

Koheri Legowo

Harap Pengurus PHDI 2021-2026 Satukan Umat Menuju Indonesia Maju

SINERGI: Anggota DPR RI Komisi VIII, I Komang Koheri SE bersama sejumlah rekannya.

 

JAKARTA, BaliPolitika.Com– Anggota DPR RI Komisi VIII, I Komang Koheri SE mengharapkan Pengurus PHDI hasil Mahasabha XII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) benar-benar berkolaborasi untuk harmoni menuju Indonesia maju sekaligus mampu menyatukan umat Hindu di tanah air.

Ia merasa legowo dengan terpilihnya kembali Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (WBT) sebagai nahkoda PHDI Pusat periode 2021-2026 dalam Muhasabha XII. Ketua Sabha Walaka Dr. Ir. I Ketut Puspa Adnyana, M.TP dan Dharma Adhyaksa Ida Pedanda Gde Bang Buruan Manuaba.

Sempat menyatakan siap menjadi calon Ketua Umum Harian PHDI, Koheri berterima kasih atas dukungan umat Hindu yang disampaikan langsung kepada dirinya.

Pemilihan waktu pembukaan Mahasabha PHDI tanggal 28 Oktober 2021 yang dibuka oleh Presiden Jokowi bertepatan pada Hari Sumpah Pemuda ke-93 menjadi momentum bagi semua elemen dan tokoh keumatan Hindu duduk bersama.

Untuk menyatukan gagasan dan harapan besar dalam memajukan sumber daya manusia (SDM) umat Hindu kedepan.

“Sebagai bagian dari umat Hindu, saya punya harapan besar Ketua Umum Harian PHDI bisa menyatukan kembali Umat Hindu fokus melaksanakan Dharma Agama dan Dharma Negara di tengah pandemi,” kata Koheri di Jakarta, Senin (1/11/2021).

Ditegaskan kembali, PHDI harus hadir sebagai pemersatu dan pemecah persoalan umat, itu kenapa kebijakannya harus solutif dan bisa mengakomodir kebutuhan umat Hindu.

“Saya optimis dan yakin, mereka yang hadir bisa secara bijaksana melihat persoalan ini dengan obyektif, sehingga solusi yang dihadirkan dapat membuat pihak-pihak yang bertikai berada dijalan tengah, gotong-royong memajukan kepentingan umat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, pihaknyaemberikan apresiasi kepada Ketua PHDI Provinsi se-Indonesia telah berperan aktif menyukseskan Mahasabha PHDI XII tanggal 28 sampai 31 Oktober 2021.

Begitu pula, acara itu ditutup Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin secara daring. Pada kesempatan itu, Menag Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru PHDI hasil Mahasabha XII. Hadir pula Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, Dirjen Bimas Hindu Trihandoko Seto.

Untuk itu, diharapkan Pengurus baru PHDI berperan dalam mendukung pembangunan menuju Indonesia maju dan sejahtera.

Meskipun tantangan bersama begitu besar dihadapi bangsa Indonesia akibat pandemi Covid-19. Maka dari itu, pihaknya optimis PHDI bersama seluruh umat Hindu dan elemen masyarakat di tanah air ikut disiplin menerapkan projes Covid-19.

Upaya itu agar pandemi segera berakhir, dalam menyiapkan Bali dan Indonesia yang akan menjadi tuan rumah pertemuan KTT G20.

Namun, pihaknya tetap optimis Bali mampu melaksankam dengan baik karena sudah memiliki berbagai pengalaman event internasional serta dukungan masyarakat Bali yang berbudaya adi luhung.

Umat Hindu masih memiliki beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, terkait konsep besar manusia unggul generasi Hindu.

Peta jalan itu sudah harus dibangun saat ini juga, melibatkan semua pihak untuk membangun generasi Hindu yang sehat secara fisik dan mental, mendapatkan pemenuhan pendidikan yang layak dan berkualitas, memahami sradha dan melaksanakan bhakti sebagai umat Hindu yang diajarkan melalui guru-guru Agama Hindu yang berkompeten.

Sekolah formal bernafaskan ajaran Hindu juga masih minim, pesebaran guru Agama Hindu belum bisa menjangkau siswa-siswa Hindu diberbagai sekolah, pemenuhan akses layanan kesehatan bagi umat Hindu juga belum secara spesifik kita miliki, dan penguatan ekonomi bagi kesejahteraan umat Hindu juga persoalan yang perlu kita pikirkan bersama solusinya.

Dikatakan pula, PHDI agar melakukan koordinasi dan sinergi dengan DPR Komisi VIII maupun Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kementrian Agama.

Mengingat Kementerian Agama tahun 2021 mendatang mencapai Rp 66, 96 triliun. Dari jumlah tersebut, Ditjen Bimas Hindu memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp 803 miliar.

Dirinya pun Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi keagamaan terus mendorong alokasi dana umat Hindu agar mengalami kenaikan menjadi Rp 1 triliun.

Hal itu didorong karena banyak masukan dari tokoh-tokoh agama maupun umat Hindu di nusantara agar ke depan anggaran Bimas Hindu sebesar Rp 1 triliun.

Penambahan anggaran dapat digunakan dalam menguatkan organisasi dan memajukan SDM umat Hindu dalam mendukung pembangunan bangsa serta mewujudkan Indonesia Emas 2045. (bp)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker