Siaga Bencana

Rentin Tegaskan Korban Meninggal Trunyan 2 Orang

1 Korban dari Karangasem

LURUSKAN DATA LAPANGAN: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, Made Rentin.

 

BANGLI, BaliPolitika.Com- Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Kintamani, Bangli. Korban Gempa bumi tektonik yang terjadi, Sabtu, 16 Oktober 2021 pukul 04:18:23 Wita dini hari dipastikan bertambah. Dalam kondisi panik, simpang siur informasi pun terjadi, khususnya terkait jumlah korban jiwa.  

Sebelumnya ditulis Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli I Ketut Agus Sutapa melaporkan hingga Sabtu (16/10/2021) pukul 10.47 Wita terdata ada 8 orang korban akibat bencana alam tersebut. Seluruhnya terindentifikasi di Desa Trunyan. 

Para korban dimaksud terdiri atas Ni Kadek Wahyuni, 25, Lionel, 8, (sempat tertimbun dan meninggal), Dede Solikin, 28, Ni Putu Wahyuni, 28, Devina, 4, dan seorang bayi berusia 4 bulan. Adapun korban yang meski sempat tertimbun namun selamat antara lain Made Mudawati, 50, (ibu kandung Kadek Wahyuni, selamat meski sempat tertimbun) dan Novitasari, 17 (selamat meski sempat tertimbun). 

Terkait informasi simpang siur itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, Made Rentin menegaskan korban meninggal dunia yang teridentifikasi di Desa Trunyan, Kintamani, Bangli, Sabtu (16/10/2021) pukul 12.06 hanya dua orang, yakni Ni Kadek Wahyuni usia 25 tahun dan Lionel usia 8 tahun. “Sisanya selamat,” tegasnya sembari merinci korban selamat dimaksud adalah Made Mudawati, 50, Novitasari, 17, Dede Solikin, 28, Ni Putu Wahyuni, 28, Devina, 4, dan seorang bayi berusia 4 bulan. (bp)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker