Hukum & Kriminal

Pecinta Aglonema Minta Kapolri Tangkap Treni Darwis

Bank CIMB Harus Blokir Rekening 1139082283989913

JUAL NAMA ALLAH UNTUK MENIPU: Akun media sosial yang dikelola penipu pecinta aglonema bernama Treni Darwis.

 

DENPASAR, BaliPolitika.Com– Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo wajib memerintahkan jajarannya untuk lebih serius mempelototi transaksi elektronik. Sejatinya, jika ingin bergerak, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sangat mudah menangkap para pelaku kriminal yang sangat meresahkan para pecinta tanaman hias di tanah air. Sebab saat beraksi, mereka menggunakan rekening tujuan pengiriman uang. Tak butuh 5 menit, para pelaku harusnya sudah diciduk sebab Polri memiliki Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim. 

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, orang pertama yang harus ditangkap Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo adalah pemilik rekening CIMB Niaga bernama Treni Darwis. Pelaku merupakan pemilik rekening CIMB bernomor 1139082283989913. Diduga ratusan pecinta bunga, khususnya aglonema menjadi korban pemilik rekening CIMB Niaga bernama Treni Darwis.

Dalam beraksi, Treni Darwis menggunakan sejumlah akun media sosial. Antara lain bernama Rumah Bunga Aglonema. Sang penipu mengaku tinggal di Jalan Raya Ciapus, Blok Baru No. 44, RT 4/RW 1, Sirnagalih, Kecamatan Taman Sari, Kota Bogor, Jawa Barat dan menggunakan alamat email tmjepara@yahoo.com. Celakanya, akun media sosial penipu ini diikuti oleh 2.525 orang karena menawarkan paket bunga murah yang bisa dikirim ke seluruh penjuru tanah air. 

“Pecinta bunga aglonema. Kami ada promo. Paketan cantik isi 5 bunga aglonema. Lokasi Bogor Kota. Kirim-kirim se-Nusantara dengan packing safety, aman, dan profesional. Order yuk order. Insya Allah aman, amanah, dan barang sesuai di foto/ real pict. Ready juga jenis lainnya kualitas terjamin, bergaransi, amanm paking profesional, pembayaran via transfer. Semua sudah semakin mudah,” bujuk rayu si penipu.

Tak sekali menipu, dalam aksinya Treni Darwis pemilik rekening CIMB Niaga bernomor 1139082283989913 juga berpura-pura sebagai petugas Balai Karantina Pertanian Bogor dan membujuk korbannya mau menyetorkan uang sebesar Rp 750 ribu sebagai jaminan pengiriman barang. Alibi si penipu, uang Rp 750 ribu akan dikembalikan setelah pesanan tanaman diterima.

“Yah jadi gini. Paketan ibu sementara ini kami tahan dulu dikarenakan paketan ibu kami dapati belum memiliki yang namanya surat izin karantina sedangkan untuk saat ini setiap pengiriman tumbuh-tumbuhan wajib memiliki surat izin karantina dulu baru bisa terkirim. Jadi di sini kami mau melakukan yang namanya penerbitan surat izin karantina paketan bunga ibu yah,” bujuk penipu yang menggunakan foto profil seolah-olah dirinya memang petugas Balai Karantina Pertanian Bogor. 

Di sisi lain, korban mengaku sangat tertarik dengan harga yang ditawarkan si penipu. Termasuk gaya komunikasi Treni Darwis pemilik rekening CIMB Niaga bernomor 1139082283989913 yang sangat ramah. “Penipuan ini cukup berakhir di saya saja dan semoga Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mau memerintahkan jajarannya untuk segera menangkap Treni Darwis pemilik rekening CIMB Niaga bernomor 1139082283989913. Ini benar-benar meresahkan masyarakat kecil seperti saya,” ucap korban yang enggan namanya ditulis sembari menunjukkan bukti transfer ke rekening penipu.

Tak hanya itu, korban juga berharap pimpinan PT Bank CIMB Niaga Tbk atau yang lebih dikenal dengan CIMB Niaga segera memblokir rekening CIMB Niaga bernomor 1139082283989913 atas nama Treni Darwis dan menyerahkan nasabahnya ke kantor polisi untuk memperbaiki citra perusahaan. (tim/bp)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker