Hukum & Kriminal

Diancam Dibunuh, Gadis 15 Tahun Pasrah Diperkosa Perampok

KEJI: DPO Rangga Tias Saputra, 27.

 

DENPASAR, BaliPolitika.Com- Waspada, waspadalah. Pelaku perampokan dan pemerkosaan gadis 15 tahun di Bintara, Kecamatan Bekasi Barat,Kota Bekasi masih berkeliaran. Keberadaan Rangga Tias Saputra, 27, asal Kota Jakarta Utara ini masih belum terendus. Pihak kepolisian membutuhkan kerja sama masyarakat yang mengetahui keberadaan pria sadis ini.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rangga adalah otak kasus perampokan dan pemerkosaan di Bintara Bekasi Barat. “Satu lagi DPO berinisial RTS. Kita kejar,” ujar Kombes Pol Yusri Yunus.

Yusri mengatakan, Rangga sehari-hari bekerja sebagai Pak Ogah di kawasan Jakarta Utara. “Kami mendalami apakah dia spesialis atau bukan,” sambung Yusri.

Diketahui, kasus ini bermula saat Rangga dan rekannya Risky Panjaitan merampok rumah korban. Mereka memasuki rumah melalui ventilasi udara pada Sabtu (15/5/2021) dini hari. Saat itu korban sedang tiduran sambil main tik tok di ruang tengah, Rangga lalu membekap mulut korban dan berbisik, “Mau dibunuh atau diperkosa?”.

Korban yang ketakutan hanya pasrah saat diperkosa Rangga. Usai memperkosa, Rangga menyuruh korban tidur tengkurap dan tidak menoleh ke belakang, masih dengan ancaman dibunuh. Rangga kemudian menggasak 2 HP dan kabur.

Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk menangkap 2 dari 3 pelaku tersebut. Risky ditangkap di Jakarta Utara, sedang seorang pelaku Abdullah diketahui sebagai penadah barang curian. Sementara Rangga masih buron.

Rangga kini dalam buruan polisi dia diancam pasal 365 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 285 KUHP dan atau Pasal 76D Junto Pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 480 KUHP. (bp)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker